Panduan Sertifikat Pelaut

Cara Cek Sertifikat Pelaut dan Kapan Perlu Revalidasi

Sebelum membahas perpanjangan atau revalidasi, pastikan lebih dulu sertifikat yang dimaksud dapat diidentifikasi dan dicek pada fasilitas resmi Direktorat Perkapalan dan Kepelautan.

Sumber diperiksa 1 Oktober 2026. Status pada portal resmi menjadi acuan verifikasi awal, bukan salinan atau foto dokumen semata.

1. Siapkan kode pelaut atau nomor sertifikasi

Portal verifikasi kepelautan menyediakan fasilitas pengecekan dengan kode pelaut dan nomor sertifikasi. Data yang dimasukkan harus sesuai dengan dokumen atau identitas pelaut yang sah.

2. Bedakan verifikasi dari revalidasi

Verifikasi bertujuan mengecek data atau keabsahan yang tersedia pada sistem. Revalidasi adalah proses berbeda yang berkaitan dengan pembaruan, pemenuhan syarat, pelatihan, assessment, atau endorsement sesuai jenis sertifikat.

3. Jangan menyamakan semua sertifikat

BST, SCRB, AFF, MFA, SAT, SDSD, RADAR, ARPA, ECDIS, BRM, ERM, GMDSS dan sertifikat lain dapat memiliki ketentuan berbeda. Nama sertifikat, level, nomor sertifikasi, dan masa berlaku perlu diketahui sebelum menentukan langkah berikutnya.

Checklist sebelum konsultasi

  • Kode pelaut.
  • Nama sertifikat.
  • Nomor sertifikasi jika tersedia.
  • Masa berlaku yang tercantum.
  • Tujuan: verifikasi, revalidasi, endorsement, atau kebutuhan lain.

Sumber resmi

Pertanyaan umum

Apa yang dibutuhkan untuk cek sertifikat pelaut?

Portal resmi menyediakan pengecekan dengan kode pelaut atau nomor sertifikasi sesuai fasilitas verifikasi yang digunakan.

Apakah foto sertifikat cukup untuk memastikan keabsahan?

Tidak. Status perlu dibandingkan dengan portal atau sistem verifikasi resmi.

Kapan masuk ke proses revalidasi?

Jika sertifikat memiliki kebutuhan pembaruan, endorsement, atau masa berlaku yang perlu ditangani, jenis sertifikat harus diidentifikasi lebih dulu sebelum menentukan proses.